Penggunaan telepon rumah akan digeser fungsinya untuk fasilitas mengakses internet dan TV kabel. Untuk komunikasi, masyarakat akan disodori telepon wairless sejenis flexi.
EGM Telkom Divre II Jakarta Mas’ud menyadari betul sejak membanjirinya produk telepon seluler, keberadaan telepon rumah sedikit ditinggalkan penggunaannya.
“Kita telah siapkan skenario memasarkan produk telepon wairless untuk komunikasi rumahan. Sedangkan telepon rumah nantinya disiapkan cuma untuk mengakses internet dan TV kabel,” ungkap Mas’ud, EGM Telkom Divre II Jakarta, di Purwakarta.
Selain itu, kata Mas’ud, pihaknya kini tengah menjajaki kerjasama dengan lima pabrikan notebook diantaranya Acer dan Axioo. ” Saat ini masih menunggu regulasi protocol TV. Mudah-mudahan awal tahun 2010 nanti regulasi itu diterbitkan,” katanya.
Dengan regulasi tersebut, kata Mas’ud, lembaganya berencana memasarkan satu paket sarana komunikasi dan teknologi berupa notebook, speedy dan TV kabel seharga Rp 300 ribu. ” Jadi satu paket berisi notebook sudah conecting speedy sehingga dapat mengakses internet dan TV kabel,” jelasnya.
Ditanya bergesernya fungsi telepon rumah lantaran sudah kurang diminati, Mas’ud mengatakan, skenario yang diciptakan sengaja untuk menyeimbangi membanjiri produk telepon seluler.
“Ongkos pemeliharaan jaringan telepon rumah juga relatif tinggi. Belum lagi kalau ada aksi pencurian kabel,” tandasnya seraya mengatakan, dua wilayah rawan pencurian kabel berada di Kab Purwakarta dan Kota Bogor.
Sumber: http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/08/12/telepon-rumah-akses-internet-tv-kabel
:) tetap saja rasanya aneh kalau tidak ada telefon rumah yang ada kabel, hehehe, rasanya kurang lengkap saja, btw benar adanya kalau sekarang semua sudah nirkabel,mulai dari internet, hape, dll, :) semoga saja tidak menimbulkan dampak negative
BalasHapus